Omzet Milliaran Rupiah, Polda Sulsel Press Release Penggerebekan Praktek Judi Di Kab. Toraja Utara

Advertisement

Iklan


 

Omzet Milliaran Rupiah, Polda Sulsel Press Release Penggerebekan Praktek Judi Di Kab. Toraja Utara

Radar Nusantara News
Selasa, April 02, 2024


RNNCebebes.com, Makassar

Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel di back up dari Personil Brimob menggelar Press Release terkait penggerebekan praktek perjudian di lokasi terbesar yang Beromset Milliaran Rupiah, yang berada di Dusun Sekebolongan, Desa Lembang, Kabupaten Toraja Utara (Torut).

Press release terkait penggerebekan tersebut, personil gabungan Polda Sulsel berhasil mengamankan sebanyak 35 orang pelaku praktek judi Sabung Ayam dan judi Dadu di Kabupaten Toraja Utara (Torut) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, dalam konferensi pers mengungkapkan, bahwa penggerebekan judi sabung ayam dan dadu ini berlangsung di Dusun Sekebolongan, Desa Lembang, Kabupaten Toraja Utara. "Tersangka berhasil diamankan ada 35 orang, 6 pelaku judi dadu dan 29 orang pelaku sabung ayam. Dari dari 35 tersangka tersebut juga ada tiga perempuan", ungkap Kombes Pol Didik saat Press Release di Mapolda Sulsel, Senin 01/04/2024.

Adapun barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.55.015.000, 30 ekor ayam, 12 taji ayam, 17 buah dadu, 3 buah stopwatch, tiga buah topi koboy, satu buah beke, dua batang bambu, dua buah papan permainan judi dadu, satu toa atau pengeras suara, satu buah bell, satu mangkok tempat dadu dan ssatu gelas acak dadu dan kandang besi.

Lebih lanjut, "Untuk pasal yang akan di sangkakan yakni Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara”, kata Didik.


Ditempat yang sama, Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Djamaluddin Farti, Terkait penangkapan perjudian sabung ayam informasi dari masyarakat yang masuk dalam laporan kami kemudian dari pihak Polda melakukan penyelidikan dan pada saat turun ke sana di TKP pertama ini sebelumnya
“Sekitar tiga hari berpindah lagi ke TKP dua yang kemarin dilakukan penggerebekan. Kita libatkan Brimob satu kompi dari krimum sendiri sekitar 35 personel karena massa di TKP cukup besar yang mirip dengan pasar malam yang hampir ribuan orang”, ungkap Kombes Pol Djamaluddin Farti
Djamaluddin.

Kegiatan tersebut biasanya di mulai pukul 10 pagi hingga pukul 5 sore, makin sore makin banyak orang yang datang. "Kalau yang pertama kita lidik itu bisa sampai dua ribu orang karna sudah jam 3 sore, Infomasi yang kita dapat makin sore bisa sampai 3 ribu orang", tutur Djamaluddin.

Ditambahkan, kemarin kita putuskan untuk melakukan penggerebekan setelah kita survei lapangan itu kita diawal sekitar pukul 12 siang, walaupun rame tapi tidak serame jam-jam 3 sore. "Penonton juga cukup banyak kemarin kurang lebih seribu orang tapi kita memang fokus untuk mengambil penyelenggara dan bandar baik sabum ayam maupun dadu dan sebagian dari pemainnya", jelasnya.

Kemudian dirinya menambahkan, bahwa di lokasi arena ini, satu lokasi ada sabu ayam dan dadu. Kalau sebelumnya juga ada kartu jadi satu tempat disitu. "Dalam satu minggu hampir tiap hari main tapi berpindah-pindah satu tempat tiga hari, pindah lagi-pindah lagi", jelas Kombes Pol Djamaluddin.

Kemudian kalau kita lihat situasi dilapangan dan berdasarkan beberapa hasil investigasi omsetnya cukup besar. Perputaran uang di lokasi cukup besar, kalau hari-hari biasa bisa menyentuh sampai 1 Miliar kalau wekend tentunya bisa lebih satu sampai 2 Milliar perputarannya. "Alhamdulillah kemarin setelah penangkapan para tersangka yang bisa kita amankan ini bawah ke polda sulsel untuk penyelidikan lebih lanjut. Untuk situasi di sana kondisi karena memang kita sudah rencanakan dengan baik", tutupnya.

( Rahmat )