Wujudkan Takalar Sehat dan Bersih, Pj. Bupati Kunjungi TPS 3R Di Galesong Utara

Advertisement

Iklan


 

Wujudkan Takalar Sehat dan Bersih, Pj. Bupati Kunjungi TPS 3R Di Galesong Utara

Radar Nusantara News
Sabtu, Maret 02, 2024


RNNCelebes.com, Takalar 

Guna mewujudkan Kabupaten Takalar menjadi kabupaten yang bersih dan bebas dari sampah, Pj. Bupati Takalar mengunjungi TPS 3R, tepatnya di Kelurahan Bajeng dan Pusat Daur Ulang (PDU) di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara (Galut), Kamis 29/3/2024.

Kegiatan kunjungan tersebut, turut dihadiri Plt. Kadis Kominfo, Plt. Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kabag Prokopim, Kepala Bidang Kebersihan, Camat Galesong Utara, Kepala Desa Tamalate dan Pengelola TPS3R dan PDU Kabupaten Takalar.

Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad .M.Dev,.Plg., dalam kunjungannya menyampaikan, bahwa hari ini kita melakukan kunjungan ke TPS 3R, untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan maksimal. TPS 3R ini akan mengelola sampah dengan melakukan pemilahan sampah plastik dan sampah organik dan saat ini proses pemilahan sampah plastik tersebut sudah berjalan.

Pj. Bupati berharap TPS 3R ini dapat memiliki mesin pencacah plastik, sehingga lebih mempermudah dan cepat dalam proses pengerjaannya dan menjadikan TPS 3R sebagai tempat wisata dan pusat belajar daur ulang sampah bagi siswa-siswi.


Kedepannya Pemerintah Kabupaten Takalar berencana akan melakukan bentuk kerjasama dengan perbankan dalam mendorong TPS 3R ini, agar dapat berjalan maksimal sehingga sampah di Kabupaten Takalar dapat berkurang yang berdampak pada lingkungan yang sehat.

Dr. Setiawan juga melakukan kunjungan ke Pusat Daur Ulang (PDU) yang terletak di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara, dalam kunjungan ini ditemukan, bahwa pusat daur ulang tersebut tidak berjalan maksimal. "Kita ingin PDU ini dapat beroperasi kembali dan dapat dipergunakan sehingga tidak terjadi penumpukan sampah", ujarnya.

Ditambahkan pula, PDU dibangun di atas lahan Pemerintah Kabupaten Takalar, namun pembangunannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tahun 2018. Olehnya itu dirinya menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Takalar, agar menyurat ke Kementerian untuk kejelasan dari bangunan tersebut.

( Rahmat )