Pj. Bupati Takalar Pimpin Rakor Pemberdayaan Masyarakat Desa

Advertisement

Iklan


 

Pj. Bupati Takalar Pimpin Rakor Pemberdayaan Masyarakat Desa

Radar Nusantara News Celebes
Minggu, Maret 24, 2024


RNNCelebes.com, Takalar

Dalam rangka membangun sinergitas tentang bagaimana pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai amanat Undang-undang No. 6 tahun 2014, melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Takalar bersama jajaran pemerintah Kabupaten Takalar, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Sabtu 23/03/2024.

Rakor yang juga dihadiri Sekretaris daerah (Sekda) Takalar, Pimpinan OPD Kabupaten Takalar, para Camat, para Tenaga Ahli Pendamping Desa, para Kepala Desa se-Kab. Takalar serta para Ketua BPD Se- Kabupaten Takalar.

Adapun pemateri dalam rakor tersebut, Amir Rahman, M.Si., selaku Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya DPMP Provinsi Sulawesi Selatan dan mewakili Kadis PMD Provinsi Sulawesi Selatan.

Dihadapan para Kepala Desa, Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad,.M.Dev,.Plg., menyampaikan, bahwa pemberdayaan masyarakat dan desa harus dijalankan, agar masyarakat lebih sejahtera. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan membangun Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) yang merupakan badan usaha milik oleh masyarakat desa yang dikelola secara mandiri.

"Adapun langkah-langkah membangun kawasan pedesaan melalui bumdesma bersama, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat desa akan potensi ekonomi yang ada di desa dengan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat desa mengenai manfaat dan cara pengelolaan Bumdesma. Dengan membangun struktur organisasi yang jelas dan teratur untuk memastikan pengelolaan Bumdesma dapat dilakukan dengan baik dan terhindar dari tindakan penyalahgunaan wewenang", tutur Pj. Bupati Takalar.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa selain pembentukan Bumdesma, kita juga berupaya, agar stabilitas harga pangan di Kabupaten Takalar tetap stabil dengan cara semua hasil panen petani dan peternak baik berupa beras, cabe, telur dan ayam dipasarkan terlebih dahulu di Takalar.

Selain itu, dirinya berharap setelah kebutuhan masyarakat sudah terpenuhi, barulah dipasarkan di luar daerah. "Saya berharap apa yang kita upayakan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejateraan dan kehidupan masyarakat. Dan semoga dalam program bumdesa bersama mampu menjadi motor penggerak perekonomian di desa serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa", harap Dr. Setiawan.


Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Kabupaten Takalar Drs. Andi Rijal Mustamin, M.M., menyampaikan, bahwa keberadaan Bumdesma diyakini membawa tatanan perekonomian di wilayah pedesaan menjadi lebih baik, olehnya karena untuk mendukung terbentuknya Bumdesma di Takalar kami telah melakukan upaya-upaya konkret, salah satunya, yaitu melakukan penyiapan regulasi dalam bentuk peraturan bupati tentang pembentukan Bumdes bersama.
"Saya juga menyampaikan bahwa tahun 2024 di Kabupaten Takalar mendapat alokasi anggaran dana desa yang bersumber dari APBN yang totalnya sebesar Rp. 75.915.194.000,. Yang dialokasikan pada 86 desa", jelas Kadis DSPMD.

Bahkan, Kadis DSPMD berharap, bahwa dengan dana desa, setiap pemerintah desa dapat menggunakan anggaran desa dengan baik untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat desa, khususnya peningkatan ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan ekonomi desa dan kerjasama desa.

( Rahmat )