Bersama Warga Kades Popo Kerja Bakti Membuat Tanggul Penahan Ombak

Advertisement

Iklan


 

Bersama Warga Kades Popo Kerja Bakti Membuat Tanggul Penahan Ombak

Radar Nusantara News Celebes
Jumat, Januari 26, 2024


RNNCelebes.com, Takalar

Bersama warga Kepala desa (Kades) Popo melakukan Kerja Bakti membuat Tanggul Penahanan Ombak. Upaya gerak cepat yang dilakukan untuk mengantisipasi mengurangi terjadinya abrasi pantai di sepanjang pesisir pantai Desa Popo.

Desa Popo yang terletak di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar berada di wilayah pesisir pantai rentang terjadi abrasi pantai. Olehnya itu pemerintah desa melalui inisiatif Kades Popo secara bersama melakukan gerak cepat, membuat Tanggul Penahan Ombak, Kamis 25/1/2024.

Adapun seperti yang dimaksud wilayah Desa Popo, khususnya dusun yang rentang mengalami terjadi abrasi pantai, yakni Dusun Popo, Dusun Bontoa dan Dusun Terang Terang dengan panjang pesisir pantai sekitar 750 meter.


Kepala Desa Popo Muh. Safri Dg. Sewa menjelaskan, bahwa pembuatan tanggul penahan ombak merupakan upaya aksi cepat bersama warga dalam mengurangi abrasi pantai dengan menggunakan peralatan karung yang diisikan pasir.
"Pembuatan tanggul penahan ombak ini, kami lakukan sebagai upaya cepat dalam mengurangi Abrasi pantai yang terjadi di 3 Dusun. Dusun yang dimaksud diantaranya Dusun Bontoa, Dusun Popo, dan Dusun Terang-terang dengan panjang Abrasi kurang lebih 750 Meter", ungkap Muh. Safri Kades Popo.

Menurutnya, menggunakan peralatan seadanya, diantaranya karung bekas yang diisikan dengan pasir, ditaruh dan ditumpukkan di pinggir pantai dapat mengurangi terjadinya abrasi. "Olehnya sudah beberapa hari terakhir, cuaca buruk yang terjadi berupa hujan deras, angin kencang, dan ombak besar dapat  mengakibatkan terjadinya Abrasi di Desa kami ini", tutur Kades Popo.

Dirinya berharap pihak pemerintah pusat maupun pemerintah daerah melihat secara nyata, agar warga setempat tidak lagi khawatir dampak abrasi pantai dan dapat memberikan realisasi bantuan kepada pemerintah Desa Popo. 

"Kami berharap ada bantuan dari pemerintah Kabupaten, Provinsi, atau Pemerintah Pusat berupa Pembuatan Tanggul dan Pemecah Ombak di Desa kami, sehingga kedepan Abrasi tidak terjadi lagi di Desa kami, karena setiap tahun Abrasi ini terjadi dan semakin tahun semakin parah dampaknya", harap Muh. Safri Dg. Sewa Kepala Desa Popo. 

( Rahmat )